Tentang Prolat PKD

Sejak tahun 2000 program studi (Magister Perencanaan Kota dan Daerah – Universitas Gadjah Mada) mulai mengembangkan pendidikan non gelar di bidang perencanaan. Pengembangan unit pelatihan ini merupakan tanggapan terhadap hasil studi NASSOP (Need Assesment Study for School of Planning) pada tahun 1997 yang dilakukan oleh Konsorsium Sekolah Perencanaan di Indonesia (ITB, UGM, UNHAS) dengan sponsor GTZ PMPW. Di bawah MPKD-UGM, sebuah unit pelatihan (Prolat PKD) selanjutnya dibentuk untuk melayani berbagai pelatihan perencanaan, khususnya tenaga Fungsional Perencana, sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara tentang Jabatan Fungsional Perencana.

Program Pelatihan Perencanaan Kota dan Daerah (Prolat PKD) merupakan lembaga pelatihan yang terpercaya, kredibel serta memiliki visi untuk peka terhadap kebutuhan praksis pembangunan di tingkat regional dan nasional. Misi Prolat PKD adalah mencetak alumni pelatihan yang mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat di pelatihan pada institusi disamping menjadi wahana pertukaran informasi dan pembahasan masalah-masalah di daerah serta memberikan input yang berguna bagi daerah/institusi asal masing-masing.

Prolat PKD memiliki kompetensi sebagai penyelenggara pelatihan perencana yang mengutamakan kemampuan serta ketrampilan peserta dalam bertindak memecahkan masalah sesuai dengan substansi pelatihan yang diikuti. Oleh karena itu dalam berbagai pelatihan yang diselenggarakan Prolat PKD mencantumkan Latihan Perencanaan (studio) sebagai sesi utama yang selalu ada disamping teori dan konsep serta metode dan teknik. Prolat PKD juga berusaha untuk memperkaya pengetahuan peserta pelatihan dengan memberikan berbagai ilustrasi, topik khusus dan studi kasus. Sebuah studio pengembangan materi training (Training Material Development) mendukung Prolat PKD untuk melaksanakan program pelatihan yang baik.

Leave a response

Your response: