Pelatihan Pengelolaan Konflik Ruang Kota

14 – 16 Mei 2012

Trainer Utama:
Prof. Bakti Setiawan, MA., Ph.D.

LATAR BELAKANG
Perkembangan penduduk dan kegiatan ekonomi di perkotaan, pada akhirnya akan menuntut kebutuhan dan alokasi ruang kota yang semakin besar. Meskipun banyak kota sudah mempunyai rencana ruang kota, tidak seluruh bentuk perkembangan kegiatan kota terwadahi dalam rencana tersebut. Seringkali, rencana ruang kota juga tidak cukup detil dan rinci mengatur berbagai perkembangan kegiatan kota. Dalam konteks komersialisasi lahan kota dan meningkatnya nilai lahan kota, persaingan dan konflik pemanfaatan ruang kota ini semakin meningkat dan seringkali tidak ditemukan solusinya. Akibatnya adalah ruang kota yang semakin tidak tertata, amburadul, dan menurun kualitas lingkungannya. Dalam banyak hal, konflik ruang kota yang tak terselesaikan juga menyebabkan persoalan dan konflik sosial yang rumit. Pengambil kebijakan dan perencana kota kemudian, berada dalam posisi yang sulit dan seringkali terpojok, bahkan kemudian dianggap gagal.

Diperlukan satu pendekatan dan strategi yang disatu sisi komprehensip, tapi juga efektip dan aplikatip untuk menyelesaikan berbagai kemungkinan konflik ruang kota. Pendekatan dan strategi yang komprehensip dan efektip untuk mengatasi berbagai konflik ruang kota akan menjamin perkembangan dan daya tarik kota. Keberhasilan mengelola konflik ruang kota tidak saja akan menandai kesuksesan pengambil keputusan dan perencana kota, melainkan juga merupakan keberhasilan seluruh warga kota.

TUJUAN
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman akan pendekatan dan strategi pengelolaan konflik ruang kota. Melalui diskusi teori dan kasus-kasus nyata di lapangan, peserta akan semakin memahami bahwa konflik ruang kota dapat dikelola dengan baik untuk kepentingan bersama.

KOMPETENSI
Peserta memahami kompleksitas konflik ruang kota danĀ  upaya-upaya untuk mengelola/menatanya

TARGET GRUP
Kepala/staf Dinas Tata Kota, Dinas PU, Bappeda, Dinas Pertamanan Kota, Kantor LH/Bapedal, LSM dan pihak-pihak yang terkait.

MATERI
Urbanisasi dan persoalan ruang perkotaan;
Konsep kota yang berkelanjutan dan efisiensi ruang kota;
Teori dan strategi resolusi konflik;
Kasus transportasi dan ruang kota;
Kasus sektor informal dan kaki lima;
Kasus perumahan di bantaran sungai danĀ kasus kawasan budaya/pusaka;
Pelatihan diakhiri dengan kegiatan lapangan dan diskusi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s